Kampanye Politeknik Negeri Lampung: Kampus Inklusif dan Ramah Disabilitas
Bandarlampung - Spektroom: Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Bandarlampung menggelar Kampanye Polinela, Kampus Inklusif dan Ramah Disabilitas, di Kampus setempat, Jum'at (16/10/2026).
Menurut Kepala Unit Layanan Disabilitas (ULD) Polinela, Nanang Wahyu Prajaka kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang setara, ramah, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika, termasuk penyandang disabilitas.
"Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Lampung berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan partisipasi dalam membangun lingkungan kampus yang ramah terhadap keberagaman dan kebutuhan setiap individu" ujarnya.
Nanang menjelaskan kegiatan ini adalah tindak lanjut dari pembentukan unit layanan disabilitas pada 24 September lalu dan kampanye kampus inklusif bertujuan untuk menetapkan bahwa politeknik Negeri Lampung sudah masuk dalam kategori kampus inklusif.
"Yang perlu kita lakukan bahwa acara ini tidak hanya sekedar seremonial saja, namun bagaimana kita sama-sama membangun fondasi kesadaran diri bahwa teman-teman kita berada ditengah teman-teman disabilitas dan sebaliknya, teman teman disabilitas juga harus menuntut hak dan kewajiban yang sama dengan teman-teman yang lain" katanya lagi.
Nanang menambahkan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), civitas akademika dan rumah tangga Polinela dilibatkan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ULD.
Sementara diforum yang sama Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polinela Agung Adi Candra menyampaikan, Polinela Bandarlampung mengambil langkah strategis untuk mendeklarasikan Polinela sebagai kampus inklusif.
Kampus inklusif adalah kampus yang memiliki kesetaraan terhadap pelayanan bagi seluruh sivitas akademikanya. Dengan adanya unit layanan disabilitas akan lebih terstruktur lagi untuk apa? untuk mendapatkan pelayanan yang setara dalam hal core bisnis politeknik negeri Lampung.
"Kita tahu bahwa tidak semua memiliki kesempurnaan seperti kita. Kita tahu bahwa teman-teman memiliki kebutuhan khusus. Nah kekhususan itulah yang akan kita cukupi sehingga teman-teman yang berkebutuhan itu mendapatkan layanan setara"terang Adi Chandra dalam sambutannya.
Menurutnya kampanye ini adalah untuk menyamakan persepsi dan komitmen bahwa Polinela harus menjadi kampus yang baik, ramah dan inklusif, kampus yang bebas dari kekerasan.
"Kekerasan tidak boleh ada di kampus kita, oleh karenanya mari kita samakan komitmen, mulai dari dosen, pimpinan, mahasiswa serta Ormawa, sehingga gerakan ini bisa memberikan efek yang lebih baik lagi ke depan" pungkasnya.
Kampanye Polinela, Kampus Inklusif dan Ramah Disabilitas, dirangkai dengan Penandatanganan Pakta integritas oleh Wadir Bidang Kemahasiswaan Agung Adi Chandra, Kasubag Umum Polinela Ali Imron & Kepala ULD Nanang Wahyu Prajaka.
Selanjutnya Ketua Jurusan (Kajur) Budidaya Tanaman Perkebunan Dimas Prakoso Widiyani, Kajur Budidaya Tanaman Pangan Desi Maulida, Kajur Teknologi Pertanian Kurnia Rimadhanti Ningtyas serta Kajur Ekonomi dan Bisnis Marlinda Apriyani serta Kajur Tehnik Kelik Istanto dan Sahabat Disabilitas Polinela Reza Pratama dan Shinta Laura.(@Ng).