Trending

Kasus ISPA di Kota Ternate Meningkat Bersamaan Karhutla dan Kabut Asap

Kasus ISPA di Kota Ternate Meningkat Bersamaan Karhutla dan Kabut Asap
Sumber:Dinkes Koter

Ternate-Spektroom : Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kota Ternate, terutama di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru Kelurahan Takome Ternate Barat, minggu 1 hingga 39 tahun 2026 terjadi peningkatan Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Pada minggu ke-39 saat Karhutla mulai terjadi, di Kota Ternate kasus ISPA mengalami peningkatan dari minggu sebelumnya yaitu minggu ke-38 tercatat 321 kasus naik menjadi 446 kasus pada minggu ke-39 yang terlapor melalui Sistem Kewaspadan Dini dan Respon (SKDR) atau mengalami kenaikan sebesar 38 persen dari minggu sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma didampingi Kasi P2P dr. Wirda Albaar kepada Spektroom Jumat (16/10/2026) mengatakan, sesuai hasil kajian pola penyakit ISPA pada Darurat Asap Karhutla terutama dari Data kasus ISPA wilayah kerja Puskesmas Sulamadaha pada minggu 36 hingga 39 mengalami peningkatan signifikan.

"Data menunjukan peningkatan bersamaan dengan kondisi asap/karhutla tidak dengan sendiri membuktikan hubungan sebab akibat. Karena Definisi Kasus ISPA yang tercatat adalah ISPA ringan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, yang penyebabnya bisa virus, bakteri, dan iritasi asap," ujar dr. Fathiyah.

Menurutnya, data surveilans menunjukkan adanya peningkatan 36 kasus ISPA di Puskesmas Sulamadaha pada Minggu 37 hingga 39 dibandingkan Minggu 36. Pada minggu ke-36 sampai 38 di Puskesmas Sulamadaha tercatat 37 Kasus ISPA, namun pada minggu ke-39 meningkat menjadi 51 kasus ISPA.

Peningkatan ini terjadi bersamaan dengan periode kabut asap akibat kebakaran TPA Buku Deru-Deru, namun peningkatan tersebut tidak serta merta dapat disimpulkan sebagai akibat langsung dari asap. Diperlukan kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor musim, peningkatan penjaringan kasus oleh petugas, dan data kualitas udara. Meski demikian, dari sisi kehati-hatian atau recautionary principle, Dinas Kesehatan tetap menganggap asap sebagai risiko kesehatan, sehingga langkah mitigasi dengan penggunaan masker dan perlindungan kelompok rentan tetap kami perkuat.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA Dinas Kesehatan telah merekomendasikan melanjutkan pemantauan tren pada Minggu 40 dan 41 untuk melihat apakah kasus turun saat asap hilang. Jika turun, asosiasi makin kuat. Disamping itu terlaporkan data PM2.5 harian dari DLH untuk analisis korelasi sederhana, dan akan Pisahkan data ISPA pada kelompok rentan yang tinggal dekat 1 km dari TPA dengan yang lebih dari 1 km.

Berita terkait

Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Jakarta-Spektroom : Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat surveilans kasus dan kewaspadaan dini terhadap Influenza A serta penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkala melalui analisis tren kasus dan hasil pemeriksaan laboratorium, termasuk untuk melihat pola peningkatan kasus dan subtipe virus influenza yang beredar. Kepala Dinas

Irvan Idris Saleh, Julianto
Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan

Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan

Fakfak-Spektroom : Kebakaran hutan merupakan ancaman serius bagi seluruh makhluk hidup, bukan hanya manusia, tetapi juga satwa liar, khususnya berbagai jenis burung yang hidup di wilayah Kabupaten Fakfak. Penggiat wisata bird watching atau pengamatan burung, Rusdy Purwanto, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian

Anthonius Teniwut, Julianto
Pemkot Ambon Tunggu Usulan Saniri, Sekda Minta Negeri Tetapkan Mata Rumah Parentah

Pemkot Ambon Tunggu Usulan Saniri, Sekda Minta Negeri Tetapkan Mata Rumah Parentah

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon menunggu usulan resmi dari saniri negeri untuk memproses pelantikan raja definitif di negeri-negeri yang masih menghadapi persoalan kepemimpinan adat. Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robby Sapulette, menegaskan bahwa pemerintah kota pada prinsipnya menunggu proses adat diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah administratif untuk pelantikan raja

Eva Moenandar, Julianto