Trending

Pemkot Ambon Tunggu Usulan Saniri, Sekda Minta Negeri Tetapkan Mata Rumah Parentah

Pemkot Ambon Tunggu Usulan Saniri, Sekda Minta Negeri Tetapkan Mata Rumah Parentah
Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robby Sapulette, saat di wawancarai wartawan usai pembukaan Mubes Latupati di baileo OIkumene Jumat 16/10/2026.foto Eva. M

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon menunggu usulan resmi dari saniri negeri untuk memproses pelantikan raja definitif di negeri-negeri yang masih menghadapi persoalan kepemimpinan adat.

Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robby Sapulette, menegaskan bahwa pemerintah kota pada prinsipnya menunggu proses adat diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah administratif untuk pelantikan raja definitif. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan seusai pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Latupatti Maluku di Baileo Oikumene, Ambon, Jumat (16/10/2026).

Menurut Robby, setiap negeri perlu segera menentukan mata rumah parentah melalui mekanisme adat yang berlaku. Hasilnya kemudian diusulkan secara resmi kepada pemerintah kota untuk ditindak lanjuti sesuai prosedur.

“Pemerintah kota pada prinsipnya hanya menantikan usulan dari saniri negeri masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, persoalan mata rumah parentah masih menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan sebelum proses penetapan raja definitif dapat dilanjutkan. Bahkan, sehari sebelumnya, Pemerintah Kota Ambon baru menggelar rapat bersama Negeri Tawiri untuk membahas persoalan mata rumah parentah yang mengalami dualisme. Situasi tersebut menunjukkan pentingnya penyelesaian persoalan kepemimpinan adat secara jelas agar proses pemerintahan negeri tidak terus terkendala.

Robby berharap seluruh negeri di Kota Ambon yang masih menghadapi persoalan serupa segera mengambil langkah sesuai tatanan adat masing-masing. Ia menekankan, penentuan mata rumah parentah merupakan bagian penting yang perlu dituntaskan sebelum usulan disampaikan kepada pemerintah kota.

“Segera menentukan kepala mata rumah parentah, berproses sesuai tataran adat, lalu diusulkan kepada pemerintah kota untuk diambil langkah proses pelantikan raja definitif,” tegasnya.

Pemkot Ambon, lanjutnya, siap menindak lanjuti usulan yang disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, penyelesaian persoalan adat diharapkan membuka jalan bagi percepatan pelantikan raja definitif di negeri-negeri yang masih membutuhkan kepastian kepemimpinan.(EM)

Berita terkait

Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Jakarta-Spektroom : Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat surveilans kasus dan kewaspadaan dini terhadap Influenza A serta penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkala melalui analisis tren kasus dan hasil pemeriksaan laboratorium, termasuk untuk melihat pola peningkatan kasus dan subtipe virus influenza yang beredar. Kepala Dinas

Irvan Idris Saleh, Julianto
Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan

Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan

Fakfak-Spektroom : Kebakaran hutan merupakan ancaman serius bagi seluruh makhluk hidup, bukan hanya manusia, tetapi juga satwa liar, khususnya berbagai jenis burung yang hidup di wilayah Kabupaten Fakfak. Penggiat wisata bird watching atau pengamatan burung, Rusdy Purwanto, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian

Anthonius Teniwut, Julianto