Khotmil Quran, Hiasi Indahnya Ramadan di Masjid Agung Keraton Surakarta

Khotmil Quran, Hiasi Indahnya Ramadan di Masjid Agung Keraton Surakarta
Santri tampil dalam Khotmil Quran Masjid Agung Surakarta, sebelum Ramadan berakhir. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Para santri Masjid Agung Surakarta telah menyelesaikan Tadarus Alquran selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah tahun 2026 ini, dengan tepat waktu, yakni mulai tanggal 1 sampai 25 Ramadan. Kegiatan ini juga diikuti segenap jamaah yang setiap hari berdatangan ke masjid peninggalan kerajaan Mataram Islam ini.

“Alhamdulillah, sebelum Ramadan berakhir, para santri maupun jamaah berhasil mengikuti Tadarus Alquran dengan lancar. Sebagai ungkap Syukur kami juga mengadakan Khotmil Quran,” ungkap Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta KH. Muhammad Muhtarom kepada Spektroom, Minggu malam (14/3/2026).

Kegiatan Khotmil Quran di serambi masjid Agung tersebut digelar usai sholat Taraweh, selain dihadiri segenap pengurus masjid serta para santri juga segenap jamaah.

Didepan ratusan jamaah dalam kegiatan itu, sebanyak lima santri tampil membaca hafalan surat-surat pendek juz 30 atau jus terakhir Al Quran secara bergantian. Momen ini menjadikan suasana Masjid Agung dengan nuansa vintage arsitektur Jawa ini, terasa khitmad dalam keindahan dan semaraknya Ramadan.

Jamaah khitmad mengikuti Khotmil Quran Masjid Agung Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Disebutkan oleh Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta yang juga disapa dengan sebutan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Muhammad Muhtarom ini, Khotmil Quran atau khatam Al-Qur'an merupakan tradisi atau kegiatan membaca keseluruhan ayat Al-Qur'an dari surah Al-Fatihah hingga An-Nas (30 juz) secara berurutan. Ini adalah perwujudan syukur, motivasi untuk terus berinteraksi dengan kitab suci, serta sering diadakan dalam majlis khusus untuk mendapat keberkahan.

“Khotmil Quran sering dianggap sebagai bentuk tradisi yang patut dilestarikan untuk mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas dan dekat dengan Al-Qur'an,” ucap KRT Mutarom.

Sedangkan pelaksanaan tadarus selama Ramadan dilakukan dengan tiga konsep, yakni tadarus binnadhor berupa aktifitas membca Al Quran secara bersa-sama atau individu dengan membaca langsung mushaf (teks) Al Quran, serta Tadarus bil ghoib dengan bacaan hafalan serta bacaan Al Quran dalam setiap sholat Taraweh.

“Alhamdulillah, Al Quran tuntas dilantunkan dengan tadarus binnadhir atau membaca langsung, kemudian tadarus bilghoib yakni hafalan dan bacaan dalam setiap sholat Taraweh. Semoga Alloh Swt senantiasa melimpahkan berkah dan Rahmat kepada kita semua,” tandasnya. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat penanganan stunting dengan menitikberatkan pada penggunaan data yang valid, evaluasi berkala, serta kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi menghasilkan penurunan angka stunting secara nyata. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis dan

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Bantul–Spektroom : Pengembangan pariwisata berbasis komunitas terus didorong Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya melalui Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY 2026 yang tidak hanya menilai daya tarik destinasi, tetapi juga tata kelola, dampak ekonomi, sosial budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Sleman meraih dua penghargaan.

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс