Trending

Lapuk Dimakan Usia Bangunan Gudang SLB N Batang Roboh

Lapuk Dimakan Usia Bangunan Gudang SLB N Batang Roboh
Kepala SLB Negeri Batang, Buntas Ernawati Usai Cek kondisi robohnya gudang pada Kamis 22 Januari 2026 ,( Foto: Spektroom/ Sigit)

Spektroom: Sebuah gudang di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang roboh, Rabu, 21 Januari 2026 pukul 09.45 WIB dikarenakan lapuk dimakan usia.Gudang itu roboh dengan sendirinya, hal itu dikarenakan bangunan yang telah berusia lebih dari 40 tahun.

Kepala SLB Negeri Batang, Buntas Ernawati mengatakan, bangunan yang telah berdiri hampir 4 dekade ini sebelumnya digunakan sebagai kelas khusus keterampilan menjahit bagi siswa berkebutuhan khusus.N amun, sejak beberapa tahun dialihfungsikan sebagai gudang.

"Tidak ada hujan tidak ada angin, roboh begitu saja. Bangunan tersebut memang sudah lama rusak parah karena faktor usia bangunan sudah lama, sehingga roboh dengan sendirinya," ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis, (22/1/2026).

Semula bangunan tersebut digunakan sebagai ruang kelas keterampilan menjahit, namun dikarenakan sekolah tidak memiliki gudang, maka dialihfungsikan.

Pasca bangunan roboh, pihaknya telah mendapat kunjungan dari Wakil Bupati Batang Suyono bersama tim aset daerah.

"Karena bangunan SLB ini aset milik Pemda, maka dalam waktu dekat akan dihibahkan ke Pemprov, untuk dibangun ulang dan digunakan sebagaimana mestinya. Kerugiannya ditaksir mencapai lebih dari Rp1 juta, dan rencananya jika sudah dibangun ulang akan difungsikan sebagai ruang kelas siswa berkebutuhan khusus," ujarnya.

Selain bangunan gudang yang roboh karena sudah lapuk dimakan usia, ada ruang kelas lain yang letaknya berdekatan dan telah lama tidak digunakan.

"Ada tiga ruang kelas lain yang juga sudah rusak, karena dikhawatirkan roboh, maka sejak 1 Januari 2025 dikosongkan," ucapnya.

Sementara, salah satu pendidik, Dwi Ari Fatonah sempat khawatir dengan robohnya bangunan tersebut. Ia mengharapkan Pemprov Jateng segera melakukan pembangunan ulang agar dapat dimanfaatkan kembali.

"Semoga cepat dibangun ulang lagi, biar bisa dipakai untuk kegiatan pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus. Termasuk tiga kelas sebelahnya yang juga rawan roboh, semoga juga ikut diperhatikan," ucapnya.

Berita terkait

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, 
Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis

Jember - Spektroom: Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) adalah inovasi dari Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait untuk mendekatkan dan mempercepat layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat. Melalui program Peta Cinta Goes to RT/RW kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke rumah

Budi Sucahyono, Julianto
Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta, Upaya Mengubah Tawuran Menjadi Prestasi

Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta, Upaya Mengubah Tawuran Menjadi Prestasi

Jakarta-Spektroom: Kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kini memiliki wajah baru. Kawasan yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai tempat penampungan sementara (TPS) sampah itu mulai ditata menjadi ruang kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Di lokasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan arena tinju dan

Irvan Idris Saleh, Julianto
Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Manokwari-Spektroom : Kekayaan bahan pangan lokal di Manokwari dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berinovasi dalam mengolah hasil pertanian maupun perikanan agar memiliki daya tarik dan pasar yang lebih

Anthonius Teniwut, Julianto