Trending

Menteri PU Menginstruksikan Pengerahan Alat Berat Secara Terpadu Percepat Penanganan Longsor Bandung Barat

Menteri PU  Menginstruksikan Pengerahan Alat Berat Secara Terpadu Percepat Penanganan Longsor Bandung Barat
Pengerahsn alat barat terus bekerja membantu mrncari korban bencana ( bbws dki jabar)

Spektroom - Menteri PU Dody Hanggodo telah menginstruksikan seluruh balai di wilayah Jawa Barat untuk terus siap siaga dan memberikan dukungan penuh terhadap penanganan darurat dan proses evakuasi yang masih berlangsung.

Kementerian PU terus mengoptimalkan pengerahan dan penggunaan alat berat lintas balai untuk mendukung percepatan penanganan darurat dan evakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Senin (26/1/2026) pukul 14.00 WIB, sebanyak 8 unit alat berat telah aktif bekerja di lokasi bencana, termasuk pemanfaatan excavator mini yang efektif digunakan pada medan sempit dan akses terbatas.

“Fokus utama saat ini adalah membantu penanganan darurat dan evakuasi oleh Basarnas dan tim SAR gabungan dengan menyiagakan alat berat serta sarana pendukung yang dibutuhkan lainnya,” kata Menteri Dody  kepada Media Kementerian PU di Jakarta,Senin (  26/1/2026).

Lokasi longsoran di bandung barat ( bbws dki jabar)

Pengerahan alat berat dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas balai teknik di bawah Kementerian PU seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dan BBWS Cimanuk Cisanggarung. Selanjutnya juga telah dimobilisasi sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi bagi pengungsi oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat.  

Untuk mendukung pengendalian air dan lumpur di area longsoran, BBWS Citarum juga mengerahkan 5 unit pompa alcon berkapasitas 16,7 liter per detik, dengan kondisi 2 unit beroperasi dan 3 unit siaga. Namun demikian, 2 unit pompa yang beroperasi sempat terhenti akibat kemasukan lumpur dan batu dan memerlukan servis. Guna menunjang operasional pompa, 1 unit mobile water tank berkapasitas 5.000 liter tengah dipersiapkan untuk dikirim dari Indramayu.

Dukungan juga diberikan BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan mengirimkan 2 unit pompa alcon yang direncanakan mulai beroperasi pada Selasa pagi (27/1/2026). Adapun excavator PC 200 yang sebelumnya dimobilisasi oleh Citarum terpaksa kembali ke workshop karena keterbatasan akses menuju titik longsoran. Sebagai pengganti, Kementerian PU telah memobilisasi excavator PC 55 mini dari Indramayu hari ini (26/1/2026) dan direncanakan efektif bekerja mulai besok pagi.

Kementerian PU melalui BPBPK Jawa Barat juga mendukung sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi untuk memenuhi kebutuhan di lokasi pengungsian. Sebanyak 3 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter, 2 unit tangki air berkapasitas 4.000 liter, 7 unit toilet portabel, serta 1 unit tenda hunian darurat sudah dimobilisasi di lokasi pengungsian.

Berita terkait

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pemkot Surakarta Siapkan Anak Muda Lebih Kompetitif di Dunia Kerja

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pemkot Surakarta Siapkan Anak Muda Lebih Kompetitif di Dunia Kerja

Surakarta-Spektroom : Menghadapi tantangan bonus demografi pada 2030, Pemerintah Kota Surakarta terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program Rumah Siap Kerja. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri. Demikian disampaikan Wali Kota Surakarta Respati Ardi,

Ciptati Handayani, Julianto
Libatkan Dalang Cilik, Pemkot Surakarta Perkuat Regenerasi Seni Pedalangan

Libatkan Dalang Cilik, Pemkot Surakarta Perkuat Regenerasi Seni Pedalangan

Surakarta-Spektroom : Pemerintah Kota Surakarta memperkuat regenerasi seni pedalangan dengan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, mempelajari, dan menampilkan seni pewayangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pentas Dalang Anak Surakarta dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional 2026 di Taman Balekambang, Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan

Ciptati Handayani, Julianto