Momentum Kapolda Lampung Perkenalkan Diri Dengan Jamaah Masjid Airan Way Hui
Lampung Selatan - Spektroom: Kapolda Lampung Brigjen Pol. Yustan Alpiani, S.I.K., S.H., M.Hum., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan berperan aktif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.
"Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, kita dapat mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, damai, dan kondusif." ujar Kapolda usai ibadah Shalat Jum'at di Masjid Airan, Way Hui Jati Agung, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Kapolda Lampung untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, khususnya para jamaah Masjid Airan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mendapat amanah memimpin Polda Lampung. Kehadirannya di tengah masyarakat sekaligus mencerminkan semangat
“Polisi untuk Masyarakat”, yakni komitmen Polri untuk senantiasa hadir, memberikan pelayanan terbaik, serta membangun hubungan yang dekat, terbuka, dan harmonis dengan masyarakat.
Melalui Press Release Nomor: 363 / X / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas, Jumat 16 Oktober 2026, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari menjelaskan bahwa, kegiatan shalat Jumat keliling ini menjadi momentum bagi Kapolda Lampung untuk hadir di tengah masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dengan para jamaah.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Polda Lampung untuk terus membangun kedekatan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri" terang Yuni.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat “Polisi untuk Masyarakat”, yang menempatkan kepentingan, kebutuhan, dan harapan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
"Semangat Polisi untuk Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam kehidupan sehari-hari, mendengar aspirasi, membangun komunikasi, dan memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat" ujar Yuni.
Lebih lanjut, Yuni menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Salat Jumat Keliling memiliki makna penting, tidak hanya sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah-tengah mereka, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan keagamaan. Kedekatan inilah yang terus kami bangun agar tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Lampung.(@Ng).