Trending

Pembangunan Tak Boleh Berhenti, Meski Dana Transfer Dipangkas

Pembangunan Tak Boleh Berhenti, Meski Dana Transfer Dipangkas
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menandatangani Penetapan Raperda APBD tahun anggaran 2026 menjadi Perda. (Foto : M.Saad)

Spektroom – Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan meski Dana Transfer Pusat mengalami pengurangan cukup signifikan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi atas Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus penetapannya menjadi Perda, Jumat (28/11/2025) di Ruang Rapat Utama DPRD Ketapang.

Rapat paripurna kali ini mencatat kehadiran 42 anggota DPRD Ketapang.

Angka tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan rapat serupa, sekaligus menandai kuatnya komitmen antara legislatif dan eksekutif untuk membawa Ketapang ke arah yang lebih baik.

Bupati Alexander menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para anggota dewan.

Menurutnya, kehadiran penuh itu mencerminkan kesungguhan bersama dalam mewujudkan Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri.

Kehadiran para wakil rakyat menjadi sinyal positif bahwa kerja-kerja pembangunan akan semakin solid, terutama dalam situasi anggaran yang menantang.

Usai paripurna, kepada media, Bupati Alexander menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh terhenti, meskipun dana transfer dari pemerintah pusat dipotong hingga Rp500 miliar.

“Pembangunan tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi keterbatasan anggaran tidak bisa menjadi alasan untuk menyurutkan langkah pemerintah dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mengatasi situasi tersebut, pemerintah daerah kini mendorong langkah-langkah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berbagai potensi daerah akan digarap lebih maksimal, termasuk perbaikan sistem, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta inovasi untuk memperluas sumber pendapatan baru.

Selain itu, efisiensi anggaran terus menjadi fokus utama. Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat pola pembangunan berbasis gotong royong—melibatkan peran pemerintah daerah, DPRD, hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Ketapang.

Melalui kolaborasi tersebut, percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan tetap berjalan, sekalipun anggaran mengalami tekanan.

Dengan kerja bersama itu, Bupati Alexander berharap Ketapang tetap mampu melaju, berkembang, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakatnya.

“Kami akan terus bekerja sama dengan DPRD, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri,” ujarnya. (M.Saad)

Berita terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Pemkot Palangka Raya Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Wisata Air Hitam

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Pemkot Palangka Raya Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Wisata Air Hitam

Palangka Raya-Spektroom : Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warga di sekitar destinasi wisata melalui program Aksi Peduli Kesehatan Masyarakat. Kegiatan ini menyasar warga yang bermukim di sekitar kawasan Wisata Air Hitam, Kelurahan Kereng Bangkirai, pada Sabtu (7/11/2026). Aksi sosial ini digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan,

Polin, Heriyoko
Pemrov Kepri Memberikan Bantuan Insentif kepada Mereka yang Bertugas Menjaga Teritorial Wilayah

Pemrov Kepri Memberikan Bantuan Insentif kepada Mereka yang Bertugas Menjaga Teritorial Wilayah

Kepri–Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tahun ini memberikan lagi insentif bagi petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotdirga dan Babinpotmar. Insentif diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kepulauan Riau(Kepri) Ansar Ahmad dalam kunjungan kerjanya beserta rombongan di Anambas, Sabtu(7/11/ 2026). Bantuan Insentif yang diberikan sebesar Rp2,5 juta untuk setiap

Desmawati, Rafles
PKBM Marabayatn Raya Hadir di Landak, Bupati Karolin: Pendidikan Tak Mengenal Usia

PKBM Marabayatn Raya Hadir di Landak, Bupati Karolin: Pendidikan Tak Mengenal Usia

Landak – Spektroom : Pendidikan tidak mengenal batas usia. Kesempatan untuk belajar dan memperbaiki masa depan selalu terbuka, termasuk bagi mereka yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah. Semangat inilah yang menjadi pesan penting dalam peresmian Tempat Belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Marabayatn Raya di Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu

Apolonius Welly, Heriyoko