Pemkab Bogor Pacu Sektor Perikanan Dan Peternakan

Pemkab Bogor Pacu Sektor Perikanan Dan Peternakan
Bupati Bogor saat meninjau lokasi perikanan di kecamatan Cijeruk bogor, Jumat (19/6/2026). (foto diskominfo pemkab bogor).

Bogor-Spekroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto berkomitmen memacu pengembangan sektor-sektor unggulan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu fokus utamanya saat ini adalah memaksimalkan potensi luar biasa di sektor perikanan dan peternakan demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat serta memperkuat ekonomi kerakyatan.

Bupati Rudy Susmanto memetakan kembali zonasi potensi unggulan daerah agar intervensi program kerja ke depan menjadi lebih tepat sasaran. Kabupaten Bogor memiliki klaster komoditas yang sangat potensial dan tersebar di berbagai kecamatan.

" Sinergi antara sistem pembenihan yang baik dan pemetaan potensi wilayah yang akurat adalah kunci. Pihaknya optimis langkah ini mampu mendorong Kabupaten Bogor menjadi lumbung pangan utama di Jawa Barat," ujar Rudy Susmanto., jumat (19/6/2026).

Bupati bogor saat mendapat penjelasan dari seorang camat soal pengembangan peternakan

Dikatakan untuk sektor perikanan dan peternakan unggulan tersebar disejumlah wilayah yakni Kecamatan Cijeruk Berfokus pada komoditas ikan hias seperti koi, koki, dan emas. Kecamatan Kemang, menjadi pusat pengembangan komoditas ikan lele.

" Kecamatan Rancabungur difokuskan untuk budidaya ikan patin dan nila. Kecamatan Pamijahan diarahkan sebagai sentra pengembangan ikan-ikan lokal unggulan. Serta Kecamatan Rumpin dan Jasinga menjadi pusat konsentrasi potensi besar peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan." Jelas Bupati Bogor Rudy.

Melalui pemetaan zonasi klaster ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap para pembudidaya dan peternak di wilayah ujung dapat lebih fokus meningkatkan produktivitasnya. 

" Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan benih berkualitas serta membuka akses pasar yang lebih luas di sektor hilir guna memastikan roda ekonomi warga bergerak lebih cepat. " Kata Rudy Susmanto

Berita terkait

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Makassar- Spektroom : Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset harus menjadi instrumen yang mampu memastikan aset hasil tindak pidana, khususnya korupsi, benar-benar kembali kepada negara. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) yang juga Asisten Direktur II Pascasarjana UMI Makassar. Menurut

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс