Trending

Pemko Bukittinggi Promosikan Event 100 Tahun Jam Gadang di Raker APEKSI Wilayah I Banda Aceh

Pemko Bukittinggi Promosikan Event 100 Tahun Jam Gadang di Raker APEKSI Wilayah I Banda Aceh
Pemko Bukittinggi Sosialisasikan event 100 Tahun Jam Gadang di Raker APEKSI Wilayah I. (Foto: Dok Diskominfo Kota Bukittinggi)

Bukittinggi-Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi promosikan dan sosialisasikan event Peringatan 100 Tahun Jam Gadang dalam Rapat Kerja APEKSI Komisariat Wilayah I yang berlangsung mulai 19 sampai 22 April di Banda Aceh.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, didampingi Konseptor Peringatan 100 Tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, menjelaskan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam memandang Jam Gadang tidak hanya sebagai landmark kota, tetapi juga sebagai simbol sejarah, identitas dan kebanggaan bangsa.

Momentum ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan pelestarian cagar budaya melalui semangat kolaborasi dan persahabatan antar daerah dan budaya.

"Melalui forum APEKSI, Pemko Bukittinggi mengundang seluruh anggota APEKSI untuk menghadiri rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada 14 hingga 21 Juni mendatang, sekaligus mengajak pemerintah kota untuk turut mendukung dan mempromosikan kegiatan ini melalui berbagai media di daerah masing-masing, sehingga gaung peringatan 100 Tahun Jam Gadang dapat dirasakan secara luas di seluruh Indonesia," ungkapnya, Selasa (21/4/2026).

Wawako menambahkan, rangkaian kegiatan yang akan digelar meliputi seminar internasional dengan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri, lomba dan pameran fotografi Jam Gadang, lomba puisi tingkat nasional dari Aceh hingga Papua, serta pemutaran film dalam program Bukittinggi Film Festival yang menampilkan karya dari negara-negara Asia Tenggara.

Selain itu, akan digelar Jam Gadang Cultural Night yang menampilkan pertunjukan seni budaya, serta pidato kebudayaan bertajuk manifesto 100 tahun Jam Gadang. Kegiatan ini akan ditutup dengan festival kuliner tradisional yang menghadirkan hidangan khas Bukittinggi oleh Bundo Kanduang.

Dalam rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang, juga dilaksanakan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) atau festival literasi dan budaya. Kegiatan ini, akan dihadiri 40 negara, yang tentu saja menambah gaungnya Jam Gadang sebagai detak jantung ibukota Republik Indonesia. (Rita)

Berita terkait

Ditpolairud Polda Maluku dan Masyarakat Salurkan 40 Paket Sembako Untuk Nelayan Teluk Ambon

Ditpolairud Polda Maluku dan Masyarakat Salurkan 40 Paket Sembako Untuk Nelayan Teluk Ambon

Ambon-Spektroom:Kepedulian terhadap masyarakat pesisir menjadi bagian dari pengabdian Polri yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada kemanusiaan. Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Direktorat Polisi Perairan dan Udara ( yang sedang memancing, dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan pada jumat malam ( 16/10/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Penanganan Longsor di Pesisir Selatan Dipercepat  dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Penanganan Longsor di Pesisir Selatan Dipercepat  dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan longsor pada ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan dengan membersihkan material tanah dan batuan yang menutupi badan jalan serta saluran drainase agar akses dapat kembali normal. “InsyaAllah, dengan ikhtiar bersama seluruh unsur

Nurana Diah Dhayanti
Terima Kapolda Maluku yang Baru, Lewerissa Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

Terima Kapolda Maluku yang Baru, Lewerissa Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

Ambon -Spektroom:Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima kunjungan Kapolda Maluku yang baru Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. beserta jajaran di Kantor Gubernur Maluku. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti