Trending

Pemko Sawahlunto Perkuat Pencegahan Korupsi, Wali Kota Riyanda Putra Ajak OPD Bangun Pemerintahan Bersih

Pemko Sawahlunto Perkuat Pencegahan Korupsi, Wali Kota Riyanda Putra Ajak OPD Bangun Pemerintahan Bersih
Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra didampingi Tim Monev KPK. (Foto: Prokopim Swl)

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Kota Sawahlunto yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, di Balaikota Sawahlunto, Senin (9/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut didampingi Tim Monitoring dan Evaluasi KPK, Harun Hidayat, Kasatgas Direktorat Korsup wilayah I, diikuti oleh jajaran kepala perangkat daerah serta unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah praktik korupsi serta meningkatkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawasan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh aparatur pemerintahan.

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari komitmen integritas setiap aparatur. Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara transparan, profesional, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Riyanda Putra.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan internal agar setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, pengelolaan anggaran daerah harus dilakukan secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan harus diperkuat dan sinergi antar perangkat daerah harus terus ditingkatkan,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan korupsi sekaligus memperkuat budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pemerintahan.

Dengan komitmen tersebut, Pemko Sawahlunto menargetkan terciptanya pemerintahan yang bersih, profesional, serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat. (Ris1)

Berita terkait

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Mimika-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Mimika mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi pada 14 hingga 16 November 2026, setelah Kabupaten di Provinsi Papua Tengah itu, dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan berskala nasional itu. Event tersebut, diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi, merawat keberagaman, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang

Anthonius Teniwut, Julianto
Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat penghargaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Research Group Information System and Digital Transformation (ISDT) berupa “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026”. Banyuwangi meraih terbaik pertama pada tata kelola transformasi digital kususnya implementasi kebijakan Sistem Pemerintahan

Julianto
Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Ambon-Spektroom : Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian dalam Forum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia di Ambon. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab

Eva Moenandar, Julianto