Trending

Polda Kaltim Tangkap Dua Pengedar Sabu, Sita Hampir 2 Kilogram Barang Bukti

Polda Kaltim Tangkap Dua Pengedar Sabu, Sita Hampir 2 Kilogram Barang Bukti

SPEKTROOM.ID – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Dalam sebuah operasi pada Rabu malam (4/6/2025), tim Opsnal Subdit II berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat jaringan pengedar sabu-sabu.

Dua tersangka berinisial Hr (48), warga Kelurahan Beloro, Kecamatan Sebulu, dan Er (40), warga Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Gang Baru, RT 017, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasubdit II AKBP Rezkhyy Satya Dewanto, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama Kompol Faisal Risa, S.H., S.I.K., M.I.K., dan IPDA Andi Amli, S.H. Operasi dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut.

Dalam penggeledahan, polisi menyita 13 bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu dengan total berat bruto mencapai 1.922,7 gram. Barang bukti tersebut ditemukan dalam sebuah paperbag berwarna krem yang dibawa tersangka. Selain itu, turut diamankan dua unit handphone dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas peredaran narkoba.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Dirresnarkoba Polda Kaltim menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan respon cepat tim terhadap laporan masyarakat.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba di Kalimantan Timur. Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar," tegasnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polda Kaltim dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti juga tengah dianalisis untuk mengetahui jalur distribusi serta asal-usul narkotika tersebut.

Polda Kaltim mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. "Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memerangi narkoba," pungkas Dirresnarkoba.

Reporter: Alfian
Editor: Buang Supeno


Berita terkait

Bupati Jember Ajak HKTI Perkuat Sinergi,  Majukan Sektor Pertanian dan Wujudkan Swasembada Pangan

Bupati Jember Ajak HKTI Perkuat Sinergi, Majukan Sektor Pertanian dan Wujudkan Swasembada Pangan

Jember - Spektroom: Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., mengajak Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam membangun sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. Ajakan tersebut disampaikan Bupati Fawait, saat menghadiri pelantikan 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten

Budi Sucahyono, Anggoro AP
Menguatkan Organisasi yang Berkelanjutan, Silaturahmi Akbar Al-Hidayah se-Sumatera Barat di Bukittinggi

Menguatkan Organisasi yang Berkelanjutan, Silaturahmi Akbar Al-Hidayah se-Sumatera Barat di Bukittinggi

Bukittinggi-Spektroom : Silaturahmi Al-Hidayah se Sumatera Barat, berlangsung di Kota Bukittinggi, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan organisasi Al-Hidayah di Sumatera Barat. Silaturahmi Akbar ini dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi M. Dhani Heriyona

Wiza Andrita, Rafles
Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara diprediksi masih mengalami gelombang tinggi yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan

Nanang Adrany, Anggoro AP
ссс