Trending

Sekda Paparkan Visi Pembangunan Riau 2025-2029: Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis dan Maju

Sekda Paparkan Visi Pembangunan Riau 2025-2029: Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis dan Maju
Sekda Prov Riau Syahrial Abdi dalam acara LKPJ Daerah di DPRD Riau ( Foto: Diskominfo Riau )

Pekanbaru-Soektroom : Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi memaparkan visi pembangunan daerah dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 di DPRD Provinsi Riau. Visi tersebut tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2025–2029.

Penyampaian visi pembangunan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Riau yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Riau, Senin (9/3/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Riau serta jajaran Pemerintah Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi menyampaikan visi pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.

“Visi pembangunan Provinsi Riau tahun 2025–2029 adalah Riau Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis dan Maju,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa visi tersebut menjadi arah utama pembangunan daerah dalam mewujudkan kemajuan Provinsi Riau.

“Visi ini menjadi pedoman bagi seluruh program pembangunan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga nilai-nilai budaya Melayu,” jelasnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menetapkan tujuh misi pembangunan yang menjadi fokus pelaksanaan program kerja.

“Salah satu misi utama adalah membangun manusia yang sehat dan berkualitas melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan berkeadilan,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan ekonomi dilakukan melalui pemanfaatan sumber daya secara optimal dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Riau juga terus memperkuat pembangunan infrastruktur yang andal guna mendukung konektivitas antarwilayah.

"Pembangunan infrastruktur yang kuat akan memudahkan akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Upaya lainnya adalah menekan angka kemiskinan, pengangguran, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“Kami juga berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, berintegritas, dan didukung aparatur yang profesional,” tambahnya.

Sebagai peneguhan identitas budaya daerah, Pemerintah Provinsi Riau menetapkan tagline pembangunan daerah. Tagline yang diusung adalah Riau Rumah Rumpun Melayu, Merawat Tuah Menjaga Marwah, Takkan Melayu Hilang di Bumi. (SN/ MCR)

Berita terkait

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Mimika-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Mimika mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi pada 14 hingga 16 November 2026, setelah Kabupaten di Provinsi Papua Tengah itu, dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan berskala nasional itu. Event tersebut, diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi, merawat keberagaman, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang

Anthonius Teniwut, Julianto
Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat penghargaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Research Group Information System and Digital Transformation (ISDT) berupa “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026”. Banyuwangi meraih terbaik pertama pada tata kelola transformasi digital kususnya implementasi kebijakan Sistem Pemerintahan

Julianto
Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Ambon-Spektroom : Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian dalam Forum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia di Ambon. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab

Eva Moenandar, Julianto