Tingkatkan Penguatan Sinergi, Soliditas, dan Semangat Kerja

Tingkatkan Penguatan Sinergi, Soliditas, dan Semangat Kerja
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, H. Lukmanuddin Abd. Rahman saat memberikan arahan pada apel perdana sebagai Kakan Kemenag Kota Tidore Kepulauan (Foto:Kemenag Tikep)

Spektroom -Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, H. Lukmannuddin Abd. Rahman memimpin apel bertempat di halaman Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan.

Apel perdana di tahun 2026 ini menjadi momentum awal bagi Kakan Kemenag dalam menyampaikan arahan dan penguatan kepada seluruh ASN Kemenag Tidore Kepulauan

Lukmannuddin menekankan pentingnya kebersamaan, komitmen dan semangat perubahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.

"Dalam hal perubahan pimpinan maupun kebijakan merupakan hal yang biasa dalam birokrasi, dan hendaknya disikapi secara positif sebagai tantangan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja ke arah yang lebih baik ke depan," ujar H. Lukmanuddin.

Menurutnya, setiap perubahan memliki tantangan seperti resisten terhadap setiap kebijakan baru, namun kita tetap harus membuka komunikasi secara terbuka dan bertahap sehingga ada titik temu, selain itu tantangan berikut adalah merubah cara berfikir dan mindset lama dan harus beradaptasi dengan setiap perubahan serta tetap berkomitmen dan konsisten untuk terus melakukan perbaikan.

Lebih lanjut, dirinya mengingatkan seluruh ASN agar meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak produktif, serta membangun komitmen dan konsistensi bersama untuk melakukan perubahan demi kemajuan organisasi.

Perubahan, kata dia, hanya dapat terwujud apabila didukung dengan disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam bekerja. "Kita harus memiliki komitmen besar bersama untuk melaksanakan setiap pekerjaan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Lukmanuddin juga meminta kepada para pejabat terkait untuk segera menyiapkan bahan dan dokumen yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), sehingga seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

H. Lukmanuddin juga menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh ASN Kemenag Tidore Kepulauan.

“Kita semua adalah bintang. Masing-masing ASN mari kita berikan sinar kepada sesama rekan kerja, bukan saling menjatuhkan. Kita semua sama, dan jangan sampai perilaku kita justru menyakiti hati dan perasaan orang lain,” pesannya.

Apel perdana ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi, soliditas, dan semangat kerja ASN Kemenag Kota Tidore Kepulauan dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional dan berintegritas.

Berita terkait

Sebanyak 106 Mahasiswa Menerima Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026

Sebanyak 106 Mahasiswa Menerima Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026

Rembang-Spektroom: Sebanyak 106 mahasiswa menerima beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026, dari Pemkab Rembang yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin (21/9/2026). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Rembang dalam mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan camat dan lurah merupakan ujung tombak Pemerintah Kota Surakarta yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kecepatan dalam menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting dalam pelayanan pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Respati dalam Rapat Koordinasi Camat dan Lurah se-Kota Surakarta di

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Atasi Penyakit Sosial, Bodewin :  Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Atasi Penyakit Sosial, Bodewin : Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Ambon -Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mengakui penanganan berbagai penyakit sosial masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Persoalan tersebut dinilai berkaitan erat dengan perilaku, lingkungan keluarga, serta keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan hal itu kepada wartawan di depan Balai Kota Ambon, Senin (21/

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
ссс