Trending

Wako Ramlan Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026

Wako Ramlan Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026
Rapat Paripurna Lanjutan Pandangan Umum Fraksi DPRD Bukittinggi. (Foto: Diskominfo Bkt)

Bukittinggi-Spektroom : Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, berikan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bukittinggi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Rapat DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (11/8/2026).

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan, fraksi-fraksi DPRD telah menyampaikan Pandangan Umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada rapat paripurna Selasa pagi. Selanjutnya, rapat paripurna dilanjutkan dengan agenda Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD.

"Rangkaian rapat paripurna yang telah kita laksanakan selama dua hari ini merupakan bagian dari Pembicaraan Tingkat I. Selanjutnya, akan dilakukan pembahasan secara mendalam atas rancangan peraturan daerah ini melalui rapat kerja antara DPRD dengan Pemerintah Kota Bukittinggi," ujarnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, terkait struktur pendapatan, kenaikan Rp131,28 miliar lebih banyak ditopang oleh pendapatan transfer yang naik Rp129,93 miliar, sementara PAD hanya bertambah Rp356,25 juta.

Penyesuaian target PAD tersebut merupakan hasil evaluasi mendalam atas capaian riil setiap objek pendapatan hingga triwulan berjalan, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi dan kapasitas pemungutan aktual di lapangan. Mengenai SiLPA Rp94,14 miliar hasil audit LKPD 2025, penggunaannya akan diarahkan pada program yang benar-benar siap dilaksanakan dan mendesak.

Terkait peningkatan belanja sebesar Rp199,05 miliar, peningkatan belanja dimaksud diarahkan pada program dan kegiatan yang memang membutuhkan penyesuaian pembiayaan sesuai dinamika pelaksanaan tahun berjalan, termasuk peningkatan belanja modal untuk mendukung penyelesaian infrastruktur prioritas daerah.

Setiap usulan penambahan belanja tetap melalui proses verifikasi kebutuhan riil oleh Perangkat Daerah, disertai indikator kinerja dan target output yang terukur. (Rita)

Berita terkait

255 Tahun Pontianak: Kisah Kota yang Tumbuh dan Berkembang dari Persimpangan Dua Sungai

255 Tahun Pontianak: Kisah Kota yang Tumbuh dan Berkembang dari Persimpangan Dua Sungai

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Pontianak -Spektroom : Kota Pontianak tidak lahir dalam sekejap. Kota yang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini tumbuh dari sebuah permukiman di persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak, berkembang menjadi pusat Kesultanan Pontianak, lalu menjelma sebagai kota perdagangan yang mempertemukan beragam suku, budaya, dan bangsa. Menjelang

Apolonius Welly, Rafles
Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Dinkes DKI Perkuat Kewaspadaan Influenza A, Warga Diimbau Tetap Waspada

Jakarta-Spektroom : Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat surveilans kasus dan kewaspadaan dini terhadap Influenza A serta penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkala melalui analisis tren kasus dan hasil pemeriksaan laboratorium, termasuk untuk melihat pola peningkatan kasus dan subtipe virus influenza yang beredar. Kepala Dinas

Irvan Idris Saleh, Julianto