Trending

21 Kereta Stainless Steel New Generation Kini Layani Wilayah Daop 6 Yogyakarta

21 Kereta Stainless Steel New Generation Kini Layani Wilayah Daop 6 Yogyakarta
KAI Daop 6 Yogyakarta memiliki langkah strategis program pengadaan salah satu Kereta Stainless steel New Generation hasil produksi PT INKA (Persero) yang bergulir secara bertahap hingga Tahun 2027 .Senin (8/6/26) Foto:Humas KA Daop 6 Yogyakarta

Yogyakarta, Spektroom; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan melalui pengoperasian kereta berbahan Stainless Steel New Generation.

Hingga saat ini, sebanyak 21 kereta api jarak jauh dengan rangkaian modern tersebut telah melayani penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Senin (8/6/2026), mengatakan pengadaan sarana baru ini merupakan bagian dari program modernisasi armada KAI yang dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027 melalui pengadaan 612 unit kereta produksi PT INKA (Persero).

Menurut Feni, pembaruan sarana tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang semakin aman, nyaman, dan modern. Program ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan KAI yang menyasar seluruh segmen pelanggan, mulai dari kelas eksekutif, campuran, hingga ekonomi.

“Pembaruan sarana ini merupakan komitmen KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkesan bagi pelanggan,” ujarnya.

Dari 21 kereta yang telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation, delapan di antaranya merupakan layanan kelas eksekutif, yaitu KA Argo Dwipangga, Argo Lawu, Argo Wilis, Argo Semeru, Bima, Taksaka, Turangga, dan Gajayana. Selain itu terdapat 10 kereta kelas campuran dan tiga kereta kelas ekonomi, yakni KA Jaka Tingkir, Progo, dan Majapahit.

Kereta generasi terbaru ini menawarkan sejumlah peningkatan fasilitas. Kursi penumpang dirancang lebih ergonomis dengan fitur reclining seat hingga 135 derajat dan revolving seat yang dapat diputar mengikuti arah perjalanan. Ruang kaki juga lebih luas serta dilengkapi foot rest, meja lipat, USB port, dan stop kontak di setiap kursi.

Selain itu, tersedia pintu otomatis antar kereta yang lebih senyap, sistem informasi perjalanan digital atau Passenger Information Display System (PIDS), toilet modern dengan fasilitas foot washer, ruang musala, serta baby care desk.

Feni berharap kehadiran sarana New Generation dapat semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik bisnis, wisata, maupun keluarga.

Berita terkait

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Malang - Spektroom : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, menyoroti kesenjangan partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan keterwakilan di posisi strategis kepemimpinan. Meski akses perempuan ke sektor ekonomi terus berkembang, kesempatan menduduki jabatan pengambil keputusan dinilai masih belum setara. Persoalan tersebut disampaikan Arifatul dalam Women’s

Buang Supeno
Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Ternate–Spektroom : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Antidiabetik Fuli Pala dan Potensinya dalam Pengembangan Pangan Fungsional”. Kegiatan berlangsung di Ruang Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate dengan menghadirkan Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc. sebagai narasumber dan moderator Dr. Fahmi Abdul Hamid, SKM.

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan operasi yustisi massal untuk menindak warga maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan. Penindakan akan dilakukan serentak dengan melibatkan aparat lintas sektor, menyasar 94 titik pembuangan sampah liar yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor

Bian Pamungkas