Trending

Angela Tanoesoedibjo Terpukau Hutan Sagu Rutong, Potensi Wisata Maluku Dilirik Perindo

Angela Tanoesoedibjo Terpukau Hutan Sagu Rutong, Potensi Wisata Maluku Dilirik Perindo
Ketua Umum DPP Perindo, Angela Herliani Tanoesoedibjo,foto bersama Raja Rutong Reza Valdo Maspaitella saat di Lokasi Hutan sagu sabtu (7/11/2026)foto Eva. M

Ambon-Spektroom:Hutan sagu Negeri Rutong bukan sekadar hamparan pepohonan yang tumbuh alami. Di balik hijaunya kawasan itu, tersimpan potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Potensi tersebut menarik perhatian Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angela Herliani Tanoesoedibjo, saat mengunjungi kawasan ekowisata hutan sagu di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Sabtu (7/11/2026).

Didampingi jajaran pengurus Perindo, Angela disambut Raja Negeri Rutong, Reza Maspaitella, tokoh adat, dan masyarakat setempat.

Angela mengaku terkesan dengan cara masyarakat Rutong menjaga alam sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal.

Menurutnya, Rutong menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi tidak harus mengorbankan lingkungan, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat.

"Kami melihat Negeri Rutong ini sebagai percontohan yang luar biasa, bagaimana kemajuan ekonomi bisa berjalan berdampingan dengan kelestarian alam, kelestarian adat istiadat, dan pemberdayaan masyarakat," kata Angela.

Ketertarikannya semakin besar setelah melihat langsung pohon sagu yang tumbuh secara alami serta menyaksikan proses pengolahan sagu secara tradisional. Angela bahkan ikut mencoba proses pembuatan sagu dan mencicipi sejumlah makanan khas berbahan dasar sagu.

Ia berharap potensi tersebut semakin dikenal luas dan mampu menjadi daya tarik wisata Maluku.

Sementara itu, Ketua DPW Perindo Maluku, Welhelm Kurnala, mendorong pengembangan Rutong sebagai pusat industri pariwisata berbasis sagu. Menurutnya, potensi hutan sagu perlu diperkuat dengan industri pengolahan agar menghasilkan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

Raja Negeri Rutong, Reza Maspaitella, berharap perhatian tersebut turut membuka ruang dukungan kebijakan nasional bagi masyarakat adat di Maluku.

Selain meninjau ekowisata, Perindo menyerahkan bantuan pendidikan berupa alat tulis, bola voli, dan satu unit infokus. Pemeriksaan kesehatan mata bagi masyarakat juga digelar.

Kunjungan ditutup dengan aksi penanaman mangrove. Sebanyak 200 bibit disiapkan untuk penghijauan pesisir, dengan 16 bibit ditanam secara simbolis.
Bagi masyarakat Rutong, hutan sagu bukan hanya warisan alam yang harus dijaga, tetapi juga peluang untuk membangun masa depan ekonomi tanpa kehilangan identitas adat.(EM)

Berita terkait