Trending

Bank Kalbar Pastikan Rekening Nasabah Aman Terkait Kebijakan Pemblokiran PPATK

Bank Kalbar Pastikan Rekening Nasabah Aman Terkait Kebijakan Pemblokiran PPATK
Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi.

Spektroom - Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menegaskan bahwa seluruh rekening nasabah Bank Kalbar dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait pemblokiran rekening yang diduga terafiliasi dengan tindak pidana.

Pernyataan ini disampaikan Rokidi menyikapi kekhawatiran publik terhadap maraknya pemberitaan mengenai pemblokiran ribuan rekening oleh PPATK sebagai langkah penegakan hukum terhadap aktivitas keuangan yang mencurigakan, termasuk pencucian uang dan judi online.

“Kami pastikan, sampai hari ini tidak ada rekening nasabah Bank Kalbar yang diblokir PPATK. Bank Kalbar berkomitmen penuh terhadap prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap regulasi anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU-PPT),” tegas Rokidi dalam konferensi pers di Pontianak, Senin (04/08/2025).

Ia menambahkan, Bank Kalbar telah menerapkan sistem pemantauan transaksi keuangan yang ketat dan proaktif melakukan pelaporan transaksi mencurigakan (STR) kepada PPATK sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak akan mentolerir jika ada nasabah yang menyalahgunakan layanan perbankan untuk tujuan ilegal. Namun, prinsip kehati-hatian tetap kami junjung agar tidak ada nasabah yang dirugikan secara sepihak,” tambahnya.

Rokidi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah panik serta tetap melakukan aktivitas perbankan seperti biasa. Pihaknya siap memberikan klarifikasi dan layanan informasi kepada seluruh nasabah yang membutuhkan penjelasan.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, Al Amin menyampaikan bahwa pihak bank terus menjalin koordinasi aktif dengan PPATK dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memastikan setiap kebijakan nasional dijalankan tanpa menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami juga rutin melakukan sosialisasi kepada nasabah mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan transaksi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas Al Amin

Bank Kalbar mengapresiasi langkah PPATK dalam menjaga integritas sistem keuangan nasional, sekaligus berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap segala bentuk penipuan digital, investasi bodong, dan praktik keuangan ilegal lainnya.

Berita terkait

Kolaborasi Antara Pemerintah &  Dunia Usaha Diperlukan, Untuk Pastikan Investasi Berikan Nilai Tambah

Kolaborasi Antara Pemerintah & Dunia Usaha Diperlukan, Untuk Pastikan Investasi Berikan Nilai Tambah

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menekankan pentingnya Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2026, sebagai momentum memperluas kemitraan strategis. Pada pembukaan Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2026, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/11/2026), Wagub Jihan juga menyatakan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk

Anggoro AP
Pemprov Papua Siapkan Kapal Ekspres Belibis 9 Layari Jayapura-Biak & Jayapura-Serui

Pemprov Papua Siapkan Kapal Ekspres Belibis 9 Layari Jayapura-Biak & Jayapura-Serui

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan kapal ekspres Belibis 9 untuk meningkatkan konektivitas transportasi laut antardaerah yang ditargetkan mulai melayani masyarakat pada awal Januari 2027. Kepala Dinas Perhubungan Papua Mathius Hartono Wally dalam siaran pers di Jayapura, diterima Jurnalis Spektroom Rabu, 04 November 2026 menyebutkan, pengoperasian kapal ekspres Belibis

Anthonius Teniwut, Julianto
Wali Kota Sawahlunto Jawab Kritik Fraksi DPRD soal RAPBD 2027, Akui Ketergantungan Fiskal dan Target PAD Rp73 Miliar

Wali Kota Sawahlunto Jawab Kritik Fraksi DPRD soal RAPBD 2027, Akui Ketergantungan Fiskal dan Target PAD Rp73 Miliar

Sawahlunto–Spektroom: Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dilakukan dengan prinsip kehati-hatian di tengah tekanan fiskal dan berkurangnya kemampuan keuangan daerah. Penegasan itu disampaikan Riyanda saat memberikan jawaban atas pandangan umum lima fraksi DPRD Kota Sawahlunto dalam

Riswan Idris, Rafles