Hari Ketiga Idul Adha 1447 H, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 6 Yogyakarta

Hari Ketiga Idul Adha 1447 H, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 6 Yogyakarta
Stasiun Yogyakarta dipadati wisatawan pada perayaan Idul Adha 1447H. (Foto: Fatmawaty).

Yogyakarta-Spektroon: Memasuki hari ketiga perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026), arus penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta masih menunjukkan peningkatan signifikan.

Meski bukan hari libur nasional, puluhan ribu penumpang tercatat datang dan berangkat melalui sejumlah stasiun di wilayah Daop 6.
Berdasarkan data hingga Jumat siang, total sebanyak 35.618 penumpang tercatat melakukan perjalanan di berbagai stasiun kereta api jarak jauh wilayah Daop 6 Yogyakarta. Jumlah tersebut terdiri atas 13.874 penumpang berangkat dan 21.744 penumpang tiba.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat masih terlihat meski aktivitas perkantoran tetap berjalan normal.

“Meskipun hari ini bukan hari libur nasional dan aktivitas perkantoran tetap berjalan, antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api masih menunjukkan tren peningkatan. Data penumpang yang tiba meningkat sekitar 4 persen dibanding Jumat biasanya,” ujarnya.

Menurut Feni, peningkatan jumlah penumpang diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan yang bertepatan dengan libur nasional Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, lonjakan penumpang keberangkatan diprediksi mulai terjadi pada Sabtu (30/5/2026), sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada Senin (1/6/2026).

Hingga saat ini, sebanyak 23.116 penumpang telah tercatat akan berangkat dari wilayah Daop 6 pada tanggal tersebut dan jumlahnya masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Adapun rincian pergerakan penumpang di sejumlah stasiun wilayah Daop 6 pada Jumat (29/5/2026) yakni:
Stasiun Yogyakarta memberangkatkan 5.787 penumpang dan menerima kedatangan 10.915 penumpang.

Stasiun Lempuyangan memberangkatkan 3.646 penumpang dan menerima kedatangan 5.227 penumpang.
Stasiun Solo Balapan memberangkatkan 2.007 penumpang dan menerima kedatangan 3.078 penumpang.

Stasiun Klaten memberangkatkan 896 penumpang dan menerima kedatangan 808 penumpang.
Stasiun Purwosari memberangkatkan 703 penumpang dan menerima kedatangan 655 penumpang.

Stasiun Wates memberangkatkan 394 penumpang dan menerima kedatangan 480 penumpang.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh perjalanan kereta api tambahan, mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif.
Tujuh KA tambahan tersebut meliputi:
KA Sancaka Fakultatif relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng.
KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir.

KA Tambahan Yogyakarta–Gambir.
KA Tambahan Yogyakarta–Gambir.
KA Tambahan Solo Balapan–Bandung.
KA Tambahan Solo Balapan–Bandung.
KA Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen.

Berita terkait

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

Banyumas-Spektroom :Pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas terus diarahkan tidak sekadar untuk mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat. Arah tersebut mendapat dukungan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melalui gerakan Green Movement Muhammadiyah (GreenMu). Dukungan itu disampaikan Sadewo saat menghadiri pengukuhan Satgas GreenMu yang dihadiri Wakil Menteri

Bian Pamungkas
Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pasaman Barat–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan komoditas jagung melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, PNM, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan Perum Bulog di Auditorium Kantor

Rafles
Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
ссс