Lantik 1.110 Pamong Praja Muda IPDN, Tito Karnavian Minta, Jadi Motor Penggerak Sekaligus Agen Perubahan

Lantik 1.110 Pamong Praja Muda IPDN, Tito Karnavian Minta, Jadi Motor Penggerak Sekaligus Agen Perubahan
Foto : Capture Youtube Kemendagri

Spektroom - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik 1.110 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025.

Ke 1.110 Pamong Praja Muda IPDN tersebut dengan rincian 715 putra, 395 putri di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7/2025).

Dalam amanatnya, Tito Karnavian mengatakan didirikannya IPDN sebagai lembaga pendidikan terbesar di Indonesia memiliki sejarah panjang.

Didirikan tanggal 17 Maret 1956 oleh Presiden Soekarno saat ini IPDN memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Politik pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan dan Fakultas Perlindungan Masyarakat.

Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri (Foto : Capture Youtube Kemendagri)

"Ketiga Program studi tersebut tersebar pada 8 kampus IPDN yaitu kampus pusat di IPDN Jatinangor kampus IPDN Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Papua dan juga kampus untuk program magister dan doktoral di IPDN Jakarta." rinci Tito Karnavian

Hingga saat ini, Tito menambahkan, IPDN telah mencetak 41.32 Praja program studi sarjana terapan pemerintahan serta 179 Program doktoralbdan magister 2.214 Praja.

"Berkenan dengan hal tersebut saya sampaikan bahwa, IPDN adalah Kawah Candradimuka bagi para pamong praja muda yang dididik untuk menjadi penyelenggara pemerintahan yang profesional, motor penggerak birokrasi dan sekaligus juga saya mengharapkan akan menjadi Agen Perubahan dalam rangka meningkatkan kwalitas tata kelola penyelenggara pemerintahan."

Pada bagian lain amanatnya, Mendagri juga mengatakan, Empire atau negara-negara besar yang bisa bertahan di atas 200 tahun itu, selalu ditemukan tiga unsur.

audio-thumbnail
Voice Insert Tito
0:00
/197.170813

Unsur yang pertama adalah adanya militer yang kuat, untuk menjaga negara dari gangguan luar negeri, kemudian kepolisian dan intelijen yang kuat untuk menjaga keamanan ketertiban dalam negeri, serta aparatur sipil negara yang profesional agar dapat menjalankan administrasi pemerintahan secara efektif dan efisien.

"Dalam konteks tersebut, IPDN sebagai salah satu motor penggerak ASN, Aparatur Sipil Negara, memiliki peran yang sangat penting, karena IPDN lulusannya diharapkan akan dapat menjadi motor penggerak sekaligus agen perubahan." pungkas Mendagri.

Dari Kanal YouTube Kemendagri RI diketahui, nampak hadir pada pelantikan tersebut diantaranya Wamendagri Bima Arya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi dan Wagub Papua Barat Daya Ahmad Nausrau serta Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Forkopimda Jawa Barat dan Kabupaten Semedang.(@Ng).

Berita terkait

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

Banyumas-Spektroom :Pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas terus diarahkan tidak sekadar untuk mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat. Arah tersebut mendapat dukungan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melalui gerakan Green Movement Muhammadiyah (GreenMu). Dukungan itu disampaikan Sadewo saat menghadiri pengukuhan Satgas GreenMu yang dihadiri Wakil Menteri

Bian Pamungkas
Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pasaman Barat–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan komoditas jagung melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, PNM, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan Perum Bulog di Auditorium Kantor

Rafles
Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
ссс