Trending

Wisuda Ke-50 Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Wisuda Bukan Akhir Perjalanan, Namun Awal Pengabdian

Wisuda Ke-50 Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Wisuda Bukan Akhir Perjalanan, Namun Awal Pengabdian
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bengkulu menggelar wisuda ke-50 di Auditorium Poltekkes Kemenkes Bengkulu. (Foto Capture YouTube Poltekkes Kemenkes Bengkulu).

Bengkulu - Spektroom: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bengkulu menggelar wisuda ke-50 di Auditorium Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Rabu (7/10/2025). Sebanyak 1.173 Wisudawan  mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat.




Menurut Kasubbag Administrasi Akademik (ADAK) Poltekkes Kemenkes Bengkulu  Betty Andiyarti, S.Kom., MPH Poltekkes Kemenkes Bengkulu memberikan apresiasi kepada Lulusan terbaik di semua Program Studi (Prodi), untuk prodi keperawatan Diploma 3 diberikan kepada Adinda Salsabila Laira Putri  IPK 3,52 dengan pujian, Debi Kembang Wangi IPK 3,33 sangat memuaskan.




Kemudian prodi keperawatan Diploma 3 Curup Adelata Perdani Putri IPK 3,82 pujian, Adeila Tamara IPK 3, 50 sangat memuaskan. Jurusan Kebidanan, Program Studi Kebidanan Program Diploma 3 Bengkulu.  Adinda Silvia Salsabila 3,55 dengan pujian, Clara Claudia 3,40 sangat memuaskan.



Selanjutnya Program Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan Regular,,  Adinda Shalu Dewinta 3,50 sangat memuaskan, Rania Ulfadilah IPK 3,16 sangat memuaskan. 



"Program studi kebidanan program sarjana terapan rekognisi pembelajaran lampau, Afifah Atahira IPK 3,66 pujian, Anggini Kusuma Putri IPK 3,46 sangat memuaskan. Program Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan TPMB Halia IPK 3,58 dengan pujian & Lisda Erbida IPK 3,51 dengan pujian" rinci dia.



Diforum yang sama Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Linda menegaskan wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya. Ia mendorong para lulusan untuk membawa semangat melayani masyarakat.


Dia juga menyampaikan banyak alumni Poltekkes Bengkulu yang telah mengharumkan nama daerah dengan berkarier di luar negeri.


"Sebanyak 264 alumni kini bekerja di berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Taiwan, Arab Saudi, Jerman, hingga Belanda," ujarnya.



Sementara itu Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Bengkulu Anis Chairul Anwar menyampaikan, dunia kesehatan saat ini telah mengalami perubahan yang sangat cepat. Digitalisasi, kecerdasan buatan, telemedicine, perkembangan teknologi medis, serta pertukaran informasi yang semakin terbuka telah membawa perubahan besar dalam pelayanan kesehatan. 

audio-thumbnail
Asisten PemKesra Chairul
0:00
/139.3


"Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, jangan pernah berhenti belajar. Ijazah yang saudara terima hari ini bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari proses pembelajaran yang lebih panjang. Teruslah meningkatkan kompetensi, melanjutkan pendidikan kejenjangan yang lebih tinggi, mengikuti perkembangan teknologi, serta membangun jejaring profesional." ujar Chairul Anwar berpesan.



Menurutnya masyarakat mempercayakan kesehatan dan bahkan keselamatan mereka kepada tenaga kesehatan. Karena itu kepercayaan tersebut harus dijaga dengan memberikan pelayanan yang profesional, kumanis, adil, dan penuh tanggung jawab. 



"Saya juga ingin menyampaikan bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh alma mater, nilai akademik, ataupun gelar yang dimiliki. Keberhasilan juga sangat ditentukan oleh karakter dan nilai yang ada dalam diri seseorang." pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

BKKBN Malut Salurkan Bantuan GENTING Delapan Desa di Weda Selatan

BKKBN Malut Salurkan Bantuan GENTING Delapan Desa di Weda Selatan

Weda–Spektroom : Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (6/10/2026). Penyaluran bantuan tersebut menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru