Trending

Bupati Sleman Lantik Sekretaris Daerah dan Sejumlah Kepala OPD di Lingkup Pemkab Sleman.

Bupati Sleman Lantik Sekretaris Daerah dan Sejumlah Kepala OPD di Lingkup Pemkab Sleman.
Rohaniawan. Mengambil sumpah jabatan sebelum dilantik bupati Sleman (Foto : Fatmawaty).

Sleman –Spektroom: Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 26 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Kepala Puskesmas. Pelantikan berlangsung di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa (2/6/26).

Pejabat yang dilantik terdiri atas 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, termasuk Sekretaris Daerah, 9 Pejabat Administrator, 9 Pejabat Pengawas, dan 2 Kepala Puskesmas.

Dalam sambutannya, Bupati Harda menyampaikan bahwa rotasi dan promosi merupakan bagian dari komitmen dalam menjalankan sistem merit. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sleman akan terus mempertahankan predikat Terbaik 1 Nasional kategori Penerapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria serta Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN BKN Awards Tahun 2025.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan sistem meritokrasi melalui rotasi dan promosi pejabat guna menjalankan pemerintahan dengan baik,” ujar Harda

Penempatan jabatan menurutnya telah melalui pertimbangan objektif berdasarkan kompetensi, prestasi, dan kinerja sehingga diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan di Kabupaten Sleman. Harda juga menekankan terkait integritas dan para pejabat baru harus mampu menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi.

“Saya berpesan untuk terus menjaga integritas. Jabatan bukan sarana mencari keuntungan, melainkan ladang pengabdian untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas Harda

Harda juga menekankan untuk para pejabat terus menerapkan profesionalisme dalam setiap langkah dan kebijakan, utamakan etika pemerintahan, jauhi praktik-praktik penyimpangan, dan selalu bertindak sesuai dengan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri sambutannya, Harda mengucapkan selamat bagi para pejabat terlantik atas amanah barunya. Serta berharap prinsip kejujuran yang tercermin dalam setiap kebijakan harus terus diterapkan.

“Bekerjalah dengan sepenuh hati, jadilah teladan bagi bawahan, dan mari bersama kita wujudkan pelayanan bagi masyarakat yang semakin baik di Kabupaten Sleman,” pungkas Harda
(Fatmawati).

Berita terkait

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Malang - Spektroom : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, menyoroti kesenjangan partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan keterwakilan di posisi strategis kepemimpinan. Meski akses perempuan ke sektor ekonomi terus berkembang, kesempatan menduduki jabatan pengambil keputusan dinilai masih belum setara. Persoalan tersebut disampaikan Arifatul dalam Women’s

Buang Supeno
Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Ternate–Spektroom : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Antidiabetik Fuli Pala dan Potensinya dalam Pengembangan Pangan Fungsional”. Kegiatan berlangsung di Ruang Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate dengan menghadirkan Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc. sebagai narasumber dan moderator Dr. Fahmi Abdul Hamid, SKM.

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan operasi yustisi massal untuk menindak warga maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan. Penindakan akan dilakukan serentak dengan melibatkan aparat lintas sektor, menyasar 94 titik pembuangan sampah liar yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor

Bian Pamungkas